Desa ini memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, dengan fokus utama pada budidaya bawang merah. Berkat tanah yang subur dan iklim yang cocok, bawang merah tumbuh dengan kualitas yang unggul, menghasilkan panen yang melimpah setiap musimnya.

Para petani di desa ini telah menguasai teknik budidaya bawang merah secara turun-temurun, yang terus ditingkatkan dengan inovasi pertanian modern. Selain itu, adanya dukungan dari pemerintah dan akses ke pasar yang lebih luas semakin meningkatkan prospek pertanian bawang merah di desa ini. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi ini dapat memberikan kontribusi besar tidak hanya bagi perekonomian desa, tetapi juga memenuhi kebutuhan bawang merah di tingkat regional dan nasional.

Desa ini mulai mengembangkan potensi UMKM kerupuk lempeng yang berbahan dasar singkong, meskipun usaha ini masih dalam tahap awal. Singkong, yang mudah didapatkan dan melimpah di desa ini, diolah menjadi kerupuk lempeng dengan cita rasa yang unik dan tekstur yang renyah. Pelaku UMKM di desa ini tengah berupaya meningkatkan kualitas produk dan mengeksplorasi pasar yang lebih luas.

Dukungan dari pemerintah desa serta pelatihan bagi para pelaku UMKM diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan usaha ini. Dalam jangka panjang, dengan strategi pemasaran yang efektif dan inovasi produk yang terus dilakukan, kerupuk lempeng dari singkong berpotensi menjadi produk unggulan yang tidak hanya dikenal di tingkat lokal tetapi juga di pasar yang lebih luas.